28.2 C
Indonesia
Thursday, May 14, 2026

Membangun Brand Itu Seperti Menciptakan Agama Baru

Membangun brand itu bukan sekadar soal logo,...

Kalau Hanya Mengejar Sales? Kenapa Perlu Bangun Brand?

Banyak bisnis berdiri dengan satu tujuan sederhana:...

Behind the Brand

Membangun Brand Itu Seperti Menciptakan Agama Baru

Membangun brand itu bukan sekadar soal logo, tagline, atau warna dominan di feed media sosial.Lebih dalam dari itu — brand adalah keyakinan. Ketika kamu menciptakan sebuah brand, kamu sedang menanamkan...

Kalau Hanya Mengejar Sales? Kenapa Perlu Bangun Brand?

Banyak bisnis berdiri dengan satu tujuan sederhana: jualan laku, profit naik, bisnis jalan.Masuk akal....

Mana Urutan yang Benar : Marketing, Branding, Selling atau Branding dulu baru Marketing?

karena banyak orang sering ketukar antara branding, marketing, dan selling. Urutannya biasanya begini (walaupun praktiknya...

Menutup Bisnis yang Sudah Lama Berjalan atau Rebranding?

Tulisan saya minggu ini, tentang bagaimana sebuah bisnis bisa berjalan melewati banyak fase tapi...

Kenapa Chagee Tea Bisa Viral? Mengurai Strategi Branding yang Tepat Sasaran

Insight & Strategy Lab – Brand Imaji Chagee Tea bukan sekadar fenomena minuman kekinian; keberhasilannya...

Membangun Brand Itu Seperti Menciptakan Agama Baru

Membangun brand itu bukan sekadar soal logo, tagline, atau warna dominan di feed media sosial.Lebih dalam dari itu — brand adalah keyakinan. Ketika kamu menciptakan...

Kenapa Chagee Tea Bisa Viral? Mengurai Strategi Branding yang Tepat Sasaran

Insight & Strategy Lab – Brand Imaji Chagee Tea bukan sekadar fenomena minuman kekinian; keberhasilannya viral merupakan hasil dari strategi branding yang cermat dan terukur....

SEIKO: Detak Waktu dan Harga Diri Negeri Matahari Terbit

Sebuah narasi oleh Brand Imaji Di balik jam tangan Seiko yang tampak tenang di pergelangan tangan, tersembunyi sebuah cerita nasionalisme, kegigihan, dan janji diam kepada...

Dari Pinjaman ke Panggung Dunia: Cerita Uniqlo dan Kesunyian Jepang

Di dunia fashion yang penuh glamor, drama, dan perayaan ego, Uniqlo justru hadir dalam diam. Tidak ada gaungan runway megah, tidak ada selebrasi tren...

Apple dan Tahun 1997: Tahun Dimana Dunia Ingin Steve Jobs Gagal

Pada tahun 1997, Apple berada di titik nadir. Sahamnya anjlok, produknya membingungkan pasar, dan publikasinya dipenuhi headline yang menyebut Apple sebagai “perusahaan gagal.” Para...

Kenapa Supreme Tak Pernah Minta Maaf?

Narasi Pemberontakan yang Disulap Jadi Tren Dunia Di dunia brand, sebagian besar merek dibentuk untuk menyenangkan pasar. Mereka berinovasi agar relevan, berubah agar diterima, dan...

Rolex: Ketika Ketepatan Waktu Dibayar dengan Kesendirian

Di balik kilau logam mulia dan reputasi kemewahan yang membungkus merek Rolex, tersimpan kisah sunyi yang tak banyak diceritakan. Sebuah narasi yang tak muncul...

Cartier: Waktu yang Disulam dengan Warisan, Cinta, dan Hasrat Kekuasaan

Di balik permukaan kilau safir, emas, dan kronograf rumit, Cartier bukan sekadar jam tangan. Ia adalah memoar yang dikenakan. Fragmen dari sebuah dinasti pembuat...

Patek Philippe: Waktu yang Tak Pernah Benar-Benar Jadi Milikmu

"You never actually own a Patek Philippe. You merely look after it for the next generation."Bukan sekadar slogan. Ini wasiat. Dan juga… pengingat: waktu...

- A word from our sponsors -

spot_img

Follow us

HomeBehind the Brand